Jumat, 14 Juni 2013

PENGANTAR BASIS DATA



PENGANTAR BASIS DATA
MATA AJAR BASIS DATA 1
1.       TUJUAN PEMELAJARAN
Setelah mengikuti pemelajaran pada topik ini, Anda diharapkan dapat: 
Menjelaskan karakteristik basis data
Menjelaskan keuntungan basis data  dibandingkan dengan sistem file
2.   OUTLINE
1. Definisi Basis Data 
2.  Basis Data vs Sistem Berkas
3.  Karakteristik Pendekatan Basis Data
4. Pengguna Basis Data
5. Kapan Memakai Basis Data? 
3.   DEFINISI BASIS DATA
Definisi
Data                       : fakta, teks, hasil pengukuran, gambar, suara, dan  video yang        memiliki makna .
Basis Data           : kumpulan data yang terorganisir berdasarkan  suatu struktur    hubungan .
Informasi            :  data yang telah diproses sebagai bahan dalam proses pengambilan keputusan
Mini-World         : bagian dari dunia nyata yang direpresentasikan  sebagai basis data .
DBMS                    : paket perangkat lunak yang digunakan untuk  pembuatan dan pemeliharaan basis data .
Sistem  
Basis Data           :  Perangkat lunak DBMS bersama basis data, kadang-kadang disertai aplikasi .

4.   SIFAT BASIS DATA
Merepresentasikan sejumlah aspek  dalam miniworld
Merupakan kumpulan data yang saling berhubungan dan mengandung makna
tertentu
Ditujukan untuk memenuhi kebutuhan yang spesifik
5.   DBMS
Database management system merupakan general purpose software yang digunakan untuk:
        Mendefinisikan
        Mengkonstruksi
        Memanipulasi berbagai aplikasi basis data
6.   SISTEM BASIS DATA 





PENGANTAR BASIS DATA


7.   CONTOH APLIKASI BASIS DATA
(Dilakukan demo aplikasi basis data ‘COMPANY’)
8.   APLIKASI BASIS DATA
‘Tradisional’:
        Bank
        Rumah sakit
        dll
 ‘Ekstension’:
        Multimedia databases
        Geographic Information Systems
        Data warehouse
        On-line analytical processing (OLAP)
        Active & real-time databases
        dll
9.   BASIS DATA VS SISTEM BERKAS
SISTEM BERKAS
 Pendekatan basis data berkembang karena  kelemahan pendekatan sistem berkas (file system) yang berkembang  sebelumnya
 Pada sistem berkas, program-program aplikasi menyimpan data masing-masing pada file
Satu file berhubungan dengan satu program atau lebih
 Pengaksesan file dilakukan dengan berbagai metode (random, berurutan, dengan indeks)
SISTEM BERKAS
                              
DUPLIKASI DATA
MASALAH PADA SISTEM BERKAS
Adanya ketergantungan antara program dan data
Duplikasi data
Data kurang terstruktur (berupa flat file )
Biaya pemeliharaan tinggi
Sulit/lama untuk dikembangkan
Sulit untuk berbagi data
KETERGANTUNGAN PROGRAM DAN DATA
 Setiap program aplikasi harus memiliki data sendiri – memungkinkan    duplikasi data
 Setiap program aplikasi harus memiliki fasilitas pengolahan  metadata (implisit maupun eksplisit) untuk setiap file yang digunakan
Setiap program aplikasi harus memiliki fungsi untuk membaca, menulis, mengubah dan menghapus data
 Tidak ada  koordinasi data yang sama antar aplikasi
 Sulit membakukan format-format file
DUPLIKASI DATA
Pemborosan ruang penyimpanan untuk menyimpan duplikat data.
Sangat menyulitkan pemeliharaan (duplikasi kerja)
 Permasalahan terbesar: 
        Perubahan data di salah satu file menimbulkan inkonsistensi
        Merusak  integritas data Content Development GDLN Batch 2  17
SOLUSI: PENDEKATAN BASIS DATA
 Pusat repositori data bagi seluruh organisasi.
Data dikelola oleh suatu sistem pengendali.
Data disimpan dalam format yang baku dan mudah dimengerti.
PENDEKATAN BASIS DATA


KARAKTERISTIK PENDEKATAN BASIS
Self-describing Nature
Merupakan kebalikan dari unstructured data
Metadata mendeskripsikan struktur dari basis data 
Pada sistem berkas, definisi data merupakan bagian dari program aplikasi
Insulation Between Program & Data
Perubahan terhadap struktur data umumnya tidak perlu merubah program
 Disebut juga independensi program dan data
 DBMS menyediakan representasi konseptual 
Pengguna / programmer  tidak perlu mengetahui bagaimana DBMS menyimpan data secara fisik pada disk / file
 Metadata disimpan pada DBMS, bukan pada program, sehingga program tidak berurusan dengan format data
Multiple Views
Disesuaikan dengan kebutuhan pengguna
Content Development GDLN Batch 2  24 Sharing & Multiuser
DBMS menyediakan concurrency control untuk menjamin kebenaran
ketika ada beberapa user mengupdate data yang sama
Keuntungan Pendekatan Basis Data
 Dari karakteristik tersebut, apa
keuntungan pendekatan basis data?
Keuntungan Pendekatan Basis Data Implikasi Lebih Jauh dari Pendekatan Basis Data
Memungkinkan pemberlakuan standar
1.           Standar mencakup nama item data, format tampilan, struktur laporan, metadata, dll.
2.          Sangat krusial untuk organisasi yang besar
3.          Mengurangi waktu pengembangan
4.           Waktu untuk mengembangkan aplikasi baru menjadi lebih singkat
5.          Fleksibel untuk mengubah struktur data
6.           Ketika mendapatkan requirement  baru
IMPLIKASI LEBIH JAUH DARI PENDEKATAN
Basis Data
Tersedianya informasi yang up-to-date 
Keuntungan ekonomis
 Konsolidasi data dan aplikasi lintas departemen dapat mengurangi duplikasi/
overlap  sumber daya dan personel
PENGGUNA BASIS DATA
Pengguna Basis Data
Aktor ‘di depan layar’
Database administrator
Database designer
End Users
Casual end user
Naïve/parametric user
Sophisticated user
Stand-alone user
Software engineers
Sofware analyst
Application programmer
Pengguna Basis Data
Aktor ‘di belakang layar’
DBMS system designers & implementers
Tool developers
Operators & Maintenance Personnels
Kapan Perlu Menggunakan Basis Data?
Data berupa data ‘bisnis’: jumlahnya besar, perlu di- update.  
Banyak bagian data yang homogen
Data relevan untuk jangka waktu yang cukup lama
Data digunakan secara simultan oleh banyak pengguna
Kapan Kita Tidak Perlu Basis Data?
Jika basis data dan aplikasi sangat sederhana, terdefinisi dengan baik, tidak akan berubah
Adanya kebutuhan real time tertentu yang rigid , yang tidak dapat dipenuhi karena DBMS overhead
Akses bersama ke suatu data tidak diperlukan
Kapan Basis Data Tidak Dapat Digunakan?
Jika sistem basis data tidak dapat menangani kompleksitas data karena keterbatasan pemodelan
Jika pengguna perlu operasi khusus yang tidak dapat dipenuhi oleh DBMS
Referensi
Elmasri & Navathe, Fundamental of Database Systems, 5th Edition, Chapter 1, 2007
Budi Yuwono, Materi Kuliah Basis Data Program MTI Fasilkom UI, 2006
Demurjian, Materi Kuliah Basis Data Universitas Connecticut, 2003 Content Development GDLN Batch 2  37

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar